Langsung ke konten utama

Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi (SADT)



Assalamualaikum sobat analis!! Belajar membuat apusan darah yuu! Berikut cara pembuatan sadt.
Alat
-Kaca objek (Bersih, bebas debu dan lemak)
-Pipet Pasteur (Digunakan bila sampel darah vena)
Reagen
-Cat Giemza
-Buffer phospat (pH 6,4)
-Methanol
Bahan
-Darah kapiler atau darah Vena berantikoagulan heparin/EDTA
Cara Kerja
A.Pembuatan Sediaan Apus
1. Teteskan 1 tetes kecil darah ke kaca objek dengan garis tengak tidak lebih dari 2 mm (Langsung dari jari pasien bila yang di gunakan darah kapiler atau menggunakan pipet Pasteur bila menggunakan darah yang telah dicampur antikoagulan).
2. Dengan tangan kanan diletakakn kaca objek lain(penggeser darah) disebelah kiri tetes darah tadi.
3. Gerakkan kekanan sampai mengenai tetes darah.
4.Tunggu sampai darah menyebar pada sisi kaca penggeser. Tunggu sampai darah mencapai titik kira-kira ½ cm dari sudut kaca penggeser.
5. Segeralah geser ke kiri sambil memegang miring dengan sudut 30-450. Jangan menekan kaca penggeser.
6. Biarkan kering diudara
7.Tulis nama pasien. Lanjutkan ke pengecatan.
B.Pengecatan dengan Giemza
1. Cat Giemza diencerkan dengan buffer dengan perbandingan 1 bagian cat: 4 bagian buffer.
2. Sediaan di letakkan di rak tempat pengcatan
3. Genangi sediaan dengan methanol. Biarkan selama 5 menit atau lebih.
4. Buanglah larutan methanol dari kaca
5. Biarkan kering diudara
6. Genangi dengan cat giemsa yang sudah diencerkan, biarkan selama 20 menit.
7. Bilas dengan air suling
8. Letakkan sediaan vertikal dan biarkan mengering pada udara.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analis kesehatan atau Teknologi Laboratorium Medis

Teknologi Laboratorium Medis (TLM) atau Analis Kesehatan adalah profesi yang bekerja pada sarana kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat. Sarana kesehatan ini berbentuk Laboratorium Kesehatan seperti Laboratorium Patologi Klinik yang memeriksa sampel berupa cairan2 tubuh manusia seperti darah, sputum, faeces, urine, liquor cerebro spinalis (cairan otak), dan lain-lain untuk mendapatkan data atau hasil sebagai penegakan diagnosa terhadap suatu penyakit. Cakupannya juga luas meliputi pemeriksaan mikrobiologi (bakteri), parasitologi (fungi, protozoa, cacing), hematologi (sel-sel darah serta plasma), imunologi (antigen, antibodi), kimia klinik (hormon, enzim, glukosa, lipid, protein, elektrolit, dll). Di Indones...