Langsung ke konten utama

Kolesterol Dalam Tubuh

Hallo guys, kali ini saya akan membahas tentang kolesterol. Apasih kolesterol itu? Kolesterol adalah zat yang di produksi alami yang diperlukan oleh tubuh untuk membentuk sel.
Kolesterol dalam tubuh melalui 2 cara yaitu,
1. Diproduksi sendiri oleh tubuh melalui organ hati
2. Penyerapan kolesterol dari makanan
Kolesterol dalam perjalanannya ke seluruh tubuh dibantu oleh zat lipoprotein, ada 3 jenis lipoprotein yaitu, HDL, LDL, dan Trigliserida. LDL dan Trigliserida merupakan kolesterol jahat yang perjalanannya ke seluruh tubuh sering tersangkut dan tertimbun membentuk plak. Plak ini menimbulkan penyumbatan di pembuluh darah. Sedangkan HDL merupakan kolesterol baik dimana dalam perjalanannya ke seluruh tubuh tidak menimbulkan penyumbatan di pembuluh darah. Selain itu HDL bisa menyerap kolesterol jahat yang tertimbun.
Mengapa bisa terjadi hiperkolesterol? Karena kolesterol jahat yang ada di pembuluh darah lebih banyak dibanding kolesterol baik dan tidak seimbang. Makanan yang bisa menyebabkan LDL menjadi tinggi yaitu makanan yang berlemak jenuh, sedangkan makanan yang bisa menyebabkan Trigliserida menjadi tinggi yaitu makanan yang tinggi karbohidrat dan tinggi kalori. Jadi semakin tinggi lemak yang kita konsumsi semakin tinggi kadar kolesterol dalam tubuh kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analis kesehatan atau Teknologi Laboratorium Medis

Teknologi Laboratorium Medis (TLM) atau Analis Kesehatan adalah profesi yang bekerja pada sarana kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat. Sarana kesehatan ini berbentuk Laboratorium Kesehatan seperti Laboratorium Patologi Klinik yang memeriksa sampel berupa cairan2 tubuh manusia seperti darah, sputum, faeces, urine, liquor cerebro spinalis (cairan otak), dan lain-lain untuk mendapatkan data atau hasil sebagai penegakan diagnosa terhadap suatu penyakit. Cakupannya juga luas meliputi pemeriksaan mikrobiologi (bakteri), parasitologi (fungi, protozoa, cacing), hematologi (sel-sel darah serta plasma), imunologi (antigen, antibodi), kimia klinik (hormon, enzim, glukosa, lipid, protein, elektrolit, dll). Di Indones...